LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI Tanggal 27 Juli – 2 Agustus 2018

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI
Tanggal 27 Juli –  2 Agustus  2018
 
I.     HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca cerah terjadi pada pagi dan malam hari, siang dan sore hari berkabut. Asap teramati berwarna putih, tipis, dengan tekanan gas lemah. Tinggi maksimum 350 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan pada tanggal 27 Juli 2018. Berdasarkan analisis foto tidak teramati perubahan morfologi puncak secara signifikan. Lampiran 1.a memperlihatkan analisis morfologi puncak melalui stasiun kamera Deles.
Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 13 kali gempa Hembusan, 23 kali gempa Vulkano-Tektonik dangkal (VTB), 68 kali gempa Multifase (MP), 19 kali gempa Guguran (RF), 7 kali gempa LF dan 28 kali gempa Tektonik (TT). Kegempaan pada minggu ini masih fluktuatif di atas kondisi normal. Lampiran 1.b menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.
Deformasi
Pengukuran EDM menghasilkan nilai jarak tunjam rata-rata untuk RK2 (sektor selatan) sebesar 6506,95 m. Data pemantauan baseline GPS Stasiun Selo–Pasarbubar menunjukkan jarak sebesar 4259,20 m.
Deformasi G. Merapi yang dipantau secara instrumental dengan menggunakan EDM dan GPS tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dalam minggu ini. Lampiran 1.b menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.
Emisi SO2
Dalam minggu ini pengukuran DOAS (Differential Optical Absorption Spectroscopy) menghasilkan nilai rata-rata emisi SO2 puncak G. Merapi sebesar 96,31 ton/day, masih dalam kisaran normal. Lampiran 1.b menunjukkan grafik nilai emisi SO2 di G. Merapi.
Hujan dan Lahar
Pada minggu ini tidak terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi.

II.    KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi dan dinyatakan dalam tingkat aktivitas “WASPADA”.
Saran 
Dengan tingkat aktivitas G. Merapi “WASPADA” kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
        Radius 3 km dari puncak G. Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian.
        Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas G.Merapi.
        Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
        Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G.Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz,website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180-514192.
        Pemerintah daerah direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi G. Merapi saat ini.
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
 
Yogyakarta, 3 Agustus  2018
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG
           
 
 
Hanik Humaida
NIP. 196505231991032002
 
 
 
 
 
 
 
 
LAMPIRAN
Data Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 27 Juli  - 2 Agustus 2018.
 
 
Lampiran 1. Pengamatan visual melalui kamera Stasiun Deles (a), Grafik data pemantauan G. Merapi menggunakan metode seismik, EDM Reflektor Kaliurang 2 dan Babadan 1, baseline GPS Selo-Pasarbubar, dan nilai emisi SO2 (b).